Ginohamasaki's Weblog

All the things you have to know about Me

OSPEK (Pretold)

Hati berdebar, pagi itu aq udh siapkan daftar apa aja yang harus dibawa, g lupa hari ini adalah hari pertama Ospek Q, dan sebelum pagi menjelang aq udh makan yg banyak biar kuat ntar :) . Ayah mengantarku ke sekolah tetapi jarak yang diperbolehkan hanyalah beberapa meter saja dari sekolah. Aq segera berlarian dan bertemu dengan seorang peserta OSPEK juga. kita berjalan sambil berlari kecil, beriringan disertai nafas tersengal, Aq bertanya “hei, ditaruh dimana nih keplek nya ?” dy spontan menjawab “Di ikatkan trus kamu kalungkan di dada”. “Ok thanks” ujarku. sesampainya di pintu gerbang, aq langsung disambut dengan kakak senior, berkata “Ayo ayo cepat, segera masuk, ato kalian akan kena hukuman”.

Aq hanya menuruti apa kata mereka. semua peserta disuruh berbaris dan dengan hati galau kita mendapat sambutan yang cukup meriah dari kakak senior, mereka berteriak – teriak seperti ingin menakut – nakuti kita. Aq tertunduk dan mendengar ada suara keras dan nyaring, suara itu berasal dari depan, tepatnya lapangan. yah aq cukup jelas melihat seorang peserta wanita berteriak sambil memasang wajah tegang sekali, rambutnya pendek, berpostur seperti pria, kulitnya gelap dan suaranya nyaring sekali. “Saya berjanji, tidak akan lupa membawa penggaris lagi” teriaknya dengan lantang dan keras. Aq memasang wajah melas dan tanpa basa basi kami digiring kedalam kelas :( . Didalam kami diberikan pengarahan, tidak hanya itu, sambutan dari ketua OSIS mengenalkan kita pada seorang pemimpin berpostur kecil, tampan, dan tak pandang bulu.

OSPEK kali ini berbeda dengan semasa aq masih SMP, kita diharuskan memakai pakaian seragam putih – putih, aksesori yang aneh, seperti sabuk warna warni, keplek supergede, dan juga tas kresek dengan ukuran dan hiasan pita di kepala. Tak terasa matahari semakin meninggi, jam OSPEK di akhiri dengan doa bersama ketua kelas, kita diingatkan untuk datang tepat waktu dalam artian tidak boleh terlambat dan tidak boleh terlalu pagi. Smua peserta OSPEK berhamburan keluar dari sekolah, sementara itu aq masih menunggu angkot yang lewat. Satu persatu peserta pulang, tak lama kemudian teman yang tadi pagi aq temui berkenalan, “Hi, namaku Ikhwan”, ujarnya, “owh iya aq Gio”. Kita saling ngobrol sembari menunggu angkot yang datang. Aq berharap tidak akan terlalu panas hari ini karena berpuasa tepat saat OSPEK. Angkot yang aq cari datang dan masuk bersama peserta lainnya. Kita saling diam, bertatapan, dan juga tersenyum melihat aksesori aneh yang kita kenakan.

Sepanjang perjalanan hanya tersisa 2 peserta OSPEK saja, dan ada juga peserta OSPEK dari sekolah lain yang ikut dalam angkot. setelah melihat lagi dan mengingat “ternyata gadis inilah yang tadi kena hukuman sewaktu aq datang” Gumamku. Gadis itu bertanya ke salah satu diantara peserta OSPEK sekolah lainnya, tak lama juga aq ikutan nimbrung, ternyata segala sesuatunya bisa nyambung karena kita senasib, mulailah kita berempat bercanda dan saling bercerita. Perjalananku dimulai dengan kaki setelah angkot berhenti di tujuan, lucunya sang Gadis juga ikutan turun. “Wah ada teman buat ngobrol nih” ujarku. Kita saling melempar senyum, dia bilang “Hei kenalin namaku Dita”, “owh iy aq Gio”, sesegera mungkin kita akrab dan akhirnya aq tau dimana rumahnya. Tetap saja tidak satu perumahan tetapi yang penting aq punya teman baru, hehehe.

3 hari OSPEK aq lalui dengan penuh kecemasan dan juga tantangan baru. Teman baru, yap, sejauh ini aq hanya mengenal beberapa orang saja. Ada kejadian unik yang aq kagumi, entah skenario atau beneran terjadi, kita semua dikumpulkan dalam satu lapangan. tak lama kemudian datanglah semua kakak panitia berbaris menghadap kita. kagetnya ada seorang ketua OSIS yang datang dengan nada marah dan geram melihat perilaku panitia kemarin, bahkan tak segan untuk berteriak ke setiap panitia yang ada dan tentunya membuat salah satu panitia menangis(wanita), tak hanya itu, salah satu kakak panitia dengan tubuh terkekar dan terbesar ditampar, wah kecil2 tapi luar biasa tuh dan aq sendiri cuma bengong, maklum sih masih anak kemarin sore. Jantungku semakin berdebar manakala hal semacam ini akan berdampak bagi kita terutama peserta OSPEK, kemungkinana kita akan terkena imbasnya. Syukurlah sampai hari terakhir kita yang selalu nurut tidak akan terkena hukuman atau sanksi. Bagiku hari terakhir menjadi pertanda cerahnya wajah para peserta OSPEK kali ini. tak terkecuali kita berdua, sepulang dari OSPEK kita tak henti – hentinya bercanda dan tersenyum bahagia meskipun pita yang dikenakan Dita dan tas kresek yang aq pakai sudah keliatan tak layak lagi.

Diriku, Tarot, dan Intuisi

Klo diruntut dari sejarah, aq mengenal Tarot ketika berkunjung ke salah satu pembaca Tarot, dari situlah aq bisa mengerti bagaimana kita mengetahui apa yang ada dipikiran kita, perjalanan hidup kita, dan juga apa yang sebaiknya kita lakukan. Dengan rasa penasaran Aq mulai bertanya, ini itu siapakah dia, dan bagaimanakah selanjutnya.

Minatku terhadap Tarot mulai berkembang ketika secara tak sengaja aq suka membaca kondisi dan riwayat teman – teman, dimulai dari teman kost sampai dengan rekan kerja. Tak hanya itu dari beberapa kondisi yang aq paparkan, melalui kartu ini. kebanyakan bercerita tentang masa lalu dan saat ini.

Tak banyak yang Q ketahui tentang kartu Tarot selain beberapa kartu yang suka nongol ketika membacanya. Dimulai dari sebuah pertanyaan sederhana sampai ke hal yang spesifik. Jelas sekali klo kartu Tarot suka menggambarkan kondisi saat ini dan sebab akibat yang terjadi baik di masa lalu, maupun kedepannya.

Ketakutan demi ketakutan Q alami sebagai seorang Tarot Reader, meskipun kadang rasa penasaran ini menghantuiku. Yah, ketepatan serta jalan cerita yang pas sering mengagetkanku. Membaca watak manusia itulah yang sering Q lakukan. hal yang paling mendasar dan mutlak bagiku untuk bisa mencari cari masalah yang dihadapi. Tak kalah pentingnya penyelesaian atau solusi yang menjadi jalan terbaik yang harus ditempuh adalah Salah satu faktor keberhasilan sebagai seorang Tarot Reader.

Aq bukanlah peramal ataupun seorang dukun, tetapi hanyalah membaca apa yang dirasakan serta dihadapi seseorang dalam berkehidupan :) And that’s me,
seorang Tarot Reader yang membaca dengan keikhlasan.

Kost dan perpisahan

Kost inilah yg menjadi kost terlama dalam hidup, hari – hari terakhir aq habiskan untuk lebih banyak menata dan membersihkan kamar ini. Sebenarnya aq suka banget sama kost ini selain bersih juga murah, tapi sayangnya, anggaran keuangan yang dipotong dari ortu selain itu juga kondisi ortu yang semakin lama semakin mengkhawatirkan (ibu sering sakit) :(

Suka dan duka ada di kost ini, mulai dari sakit, g ada uang cukup untuk makan, sampai dengan konflik antar penghuni. Sejak kost aq juga pernah kehilangan benda2 yang selalu setia menemani langkahku, yah sendal, sendal kusam berwarna orange ini dibeli adikq sewaktu berada di bali, warnanya sudah kusam dan juga semakin tidak layak pakai. Sayangnya suatu hari sandal ini menghilang dan entah kemana. Sandal berikutnya adalah sandal yang cukup baru, Aq membelinya di awal bulan ini, dan yang cukup mengejutkan sandal itu hilang dalam hitungan menit. Yah mau gimana lagi, mungkin dimulai dari introspeksi diri, dan mulai beramal setiap minggu yang dulunya sempat aq tinggalin.

Seperti beberapa motivator dan pengusaha sukses bilang,

“Tinggalkanlah Zona Nyaman”

ya inilah yg sedang aq jalankan, apalagi umur sudah tidak pantas lagi untuk bergantung ke ortu. Meskipun sudah bekerja tetapi ada baiknya kost ini aq tinggalkan dan berusaha sebaik mungkin untuk orang tua dan adik – adik Q.

Lomba dan pemenang

Toastmaster

Saat pertemuan kami di Temprina Jawa Pos Karah, Pak Suharto, mengumumkan akan ada lomba/ kontes pidato dan juga table topics. Kontes ini memang terdiri dari 2 kategori, yaitu kategori Table Topics, dan kategori Speech/ pidato. Nah persyaratannya adalah untuk kategori speech harus sudah menyelesaikan speech sampai pada project 7, sedangkan untuk table topics bebas. Sayangnya saat itu aq masih pada project 4, dan untuk mengejar ketertinggalan masih jauh (Am the baby member), maklum baru bulan januari aq baru gabung sebagai anggota Toastmaster.

Y itulah diriku ketika ditanya, Presidentny bilang, Gino, would you participated in table topics contest? aq cm jawab Yes, Sir. yah itulah Aq, terinspirasi dari film YES man, jadilah aq yg cm yes, yes tp ternyata kurang persiapan. Sabtu itu (26/3), aq sendiri g ada ide dan gimana ntar klo ada pertanyaan >_<. Sekilas terlihat mudah tapi setelah melihat kontestan lainnya, nyali ini menjadi ciut. Apalagi aq udh bikin kesalahan yg cukup mendasar, yah, pertama kalinya ini aq ikutan kontes, dengan pakaian apa adanya, yaitu kemeja lengan pendek, jeans kucel, sepatu tennis, just that. And you know what they are wearing ??

yah one of contestant was our member di satu club juga, Mr. Agus, English Teacher,Engg Ingg Engg, hatiku semakin kalut manakala kontestan cengar cengir dengan wajah putus asa Mr.Agus melepas dasi dan terburu – buru memasukkannya ke dalam tas, kita smua tertawa. Why?? karena setelah melihat costume yg aq pakai kq rasanya Nge-Fur banget yah. :D

Yah disinilah aq dihargai, sejelek apapun penampilan, fisik, wajah, kita tetap memberikan applause. Inilah Toastmaster yg aq kenal :) . Tak lupa juga kedatangan The Well-Groomed man, Mr. Surja menjadi kesan yg menarik dalam kontes ini. Orang terganteng se- Club ini telah mewarnai dunia TM terutama bagi para TM yg cewe2 hehehehe. Mr.Surja seorang Insurance Agent, dy sangat berdedikasi dengan pekerjaaannya, apalagi ketika speech dy sangat luar biasa, Perfect lah pokoknya :) .

Tiba waktunya diriku untuk maju, semakin gugup dan kehilangan kendali. ketika pertanyaan dibacakan aq sempet bingung mo jawab apa ??? akhirnya aq ambil quotes dari Yoda, Master Jedi yg bilang Do or Don't There is no try. nah disinilah kesalahanku, mencoba – coba dan seharusnya aq berlatih lebih baik lagi. Governor Area bilang klo aq cm menang WO, jd yah the worst thing is the second winner :) . kemenanganku kali ini tidaklah spesial krn aq hanya bersaing dengan kontestan lainnya yg notabene cm 3 orang, nah jd smua kontestan lomba layak untuk menjadi juara, Nah Lho, lucunya kita bertiga ini kontestan yg berasal dari 1 club yg sama lho, harusnya kan klo tingkat Regional kan ada 13 Club tuh, cm 1 Club aja yang ikutan dan hanya 3 of us :)

Yah begitulah kontes berakhir demikian juga dengan penilaian para judges. seingatku sih, cm kritik soal pakaian dan terutama speech q yg berantakan waktu table topics tadi. Malu bercampur sedih membayangiku, tetapi mereka selalu membuatku tersenyum. And I like it :)
Cuma satu kata, aq berterima kasih banget karena gaya bahasa q yg berantakan ini masih mendapatkan applause. dan Thanks To my Mom, yg udh cape2 cari duit buat biayain aq di TM :')

There is no Plan “B”

Bulan ini jadi penentu, dimana programku benar benar diuji, senin kemarin sempat bertanya apakah layak program ini untuk jadi Tugas Akhirku. Hmm, terlepas dari smua kelebihannya, kekurangan program ensiklopedi kamera ini masih banyak, terutama soal interaktifnya, konten yang masih monoton dan timbal balik dari suara yang dihasilkan. Overall sih dosen pembimbing kurang sreg dengan tampilan background yang terlalu dominan, dan kurang menarik. Dia berpesan supaya ada tambahan – tambahan untuk bisa terlihat bagus terutama dari sisi backgroundnya.

Untuk beberapa bug dan kesalahan yang masih belum aq temukan solusinya. Bpk Dosen memintaku untuk menemui dosen muda yang tersohor dengan kemampuan Flash nya di dunia persilatan. Maklum sudah berkali – kali aq mencari dan mencari, seorang programmer yang ahli dalam bidang ini. Ga sedikit pula yang berjanji tanpa menepati, kebanyakan sih stop di tengah jalan. Rasa putus asa inilah yang membawaku kedalam keterpurukan. Please aq sama sekali g butuh kata – kata, tetapi BUKTI.

Dosen Muda ini, Bpk Herman Thuan S.Kom, telah membuktikan dirinya sebagai dosen terhebat, buktinya, saat aq minta petunjuk beliau g segan – segan untuk segera praktek didepan mata Q. Berbagai cara dan usaha telah dilakukan tetapi hasilnya Nihil, Tapi seperti kata beliau “There is no Plan B” SO, kita lanjut sampai menemukan jawabannya. Thank U very much my friend. ^_^

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.